Jumat, 11 November 2011

pengertian stop loss dalam forex

Perintah stop loss sebenarnya adalah perintah limit.

Perintah Stop Loss akan mengeksekusi deal pada loss relatif, karena harga di bawah harga spot pasar saat ini. Investor dapat menetapkan harga stop loss untuk membuka atau menutup posisi – menambah atau mengurangi exposure-nya. Menggunakan stop loss untuk membuka posisi (atau exposure) adalah perintah untuk membeli (buy) atau menjual (sell) satu mata uang terhadap mata uang lainnya, dengan tingkat lebih rendah daripada harga spot. Menggunakan stop loss untuk menutup atau mengurangi exposure, adalah perintah yang mengeksekusi posisi yang berlawanan dengan posisi yang sudah ada (misalnya menutup posisi) pada tingkat yang lebih rendah daripada harga spot.

Perintah Stop Loss untuk mengurangi exposure yang sudah ada (biasanya terjadi selama menutup posisi) pada umumnya* dieksekusi pada harga yang ditetapkan oleh investor, asalkan ada indikasi pasar yang sama dengan harga Stop Loss. Perintah Stop Loss untuk menambah exposure investor, akan dieksekusi pada harga sesuai yang ditetapkan oleh investor, dengan perkecualian untuk kejadian volatilitas harga ekstrem selama jam kerja trading pasar atau selama akhir pekan, ketika hari trading pertama dari suatu minggu dimulai dengan harga pembukaan yang berbeda dari harga penutupan pasar pada minggu sebelumnya. Dalam keadaan ini, perintah akan dieksekusi pada harga terdekat yang paling memungkinkan. (yaitu harga pasar selama eksekusi).

* Silakan pertimbangkan bahwa skenario eksekusi Stop Loss pada harga pasar, baik dalam kasus penambahan maupun pengurangan exposure, cenderung terjadi setiap hari untuk beberapa mata uang (misalnya, TRY) atau instrumen lain (misalnya komoditas dan indeks) yang tidak di-trading selama 24 jam.

0 komentar:

Poskan Komentar